Silahkan login/daftar untuk bisa melakukan posting thread atau komentar di forum

Selamat Datang di Sejarawan.com

Indonesian forums and Libraries

Jadilah bagian dari kami, temukan dan diskusikan sejarah besar Bangsa Indonesia di sini

Member Login

Not a member yet? Sign Up!

Results 1 to 2 of 2
  1. #1
    WNI

    Join Date
    Sep 2015
    Location
    Indonesia
    Posts
    42

    Sistem Pemerintahan Orde Baru

    Masa pemerintahan orde baru dimulai ketika masa pemerintahan orde lama berakhir, tepatnya sejak keluarnya Surat Perintah 11 Maret 1966. Masa pemerintahan orde lama berakhir seiring dengan dibuatnya surat keputusan tersebut dikuatkan dengan ketetapan MPRS No. IX/MPRS/1966, masa orde baru ini dibantu kemunculannya dengan dukungan kekuatan TNI ľAD sebagai kekuatan yang utama.

    Pada masa orde baru ini, sistem yang berlaku mulai memiliki perbedaan sejak awal dengan sistem yang digunakan pada masa orde lama. Pada masa tersebut pelaksanaan demokrasi untuk pemilihan anggota DPRD dan DPRD tingkat I & II lebih dari 5 kali dapat dilaksanakan dengan bebas, umum, langsung, dan secara rahasia. Dari pemilihan tersebut maka didapatkan pembentukan MPR yang nantinya bertugas untuk menetapkan GBHN dan memilih presiden serta wakilnya.

    Untuk masa orde baru ini, hasil pemilu tahun 1971 hingga tahun 1997 sistem pemerintahan di atas sama sekali tidak memiliki pergantian. Pergantian pejabat pada masa orde baru hanya dilakukan pada pejabat pemerintahan setingkat menteri, pergantian ini dilakukan secara silih berganti. Pada masa orde baru ini terjadi kemajuan yang sangat signifikan dalm bidang pembanguna secara fisik, hal ini dipengaruhi oleh pemberian bantuan pinjaman lunak yang diberikan Negara asing. Namun hal ini juga menyebabkan sistem pemerintahan menjadi goyah, karena besarnya pinjaman yang ditaggung pemerintah selama krisis ekonomi berlangsung.

    Pada masa pemerintahan orde baru, pelaksanaan Pancasila kurang dilaksanakan secara konsekuensi termasuk UUD 1945. Kemudian pada tanggal 21 Mei tahun 1998, presiden Negara RI secara resmi mengundurkan diri dari kursi kepresidenannya. Sistem pemerintahan pada masa orde baru ini, tepatnya dimulai tahun 1966 sampai tahun 1998 tidak mengamalkan nilai-nilai ketatnegaraan yang bersifat demokrasi. Hal ini disebabkan pada masa orde baru, pemerintahan banyak dijangkiti penyakit lama yakni KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme).

    Pada dasarnya, sistem pemerintahan baru dengan nama masa orde baru ini terlahir demi memperbaiki kegagalan yang terjadi selama masa orde lama. Selain hal tersebut, di masa orde baru juga mengupayakan kembali penataan seluruh asfek kehidupan masyarkat yang ada, menjadikan pancasilan dan UUD 1945 digunakan secara murni & konsekuen, dan untuk menyusun kembali kekuatan bangsa Indonesia demi menumbuhkan stabilitas nasional (sebagai upaya untuk mempercepat pembangunan bangsa).

    Ada banyak kelebihan dari sistem pemerintahan masa orde baru ini, yakni dapat mengembangkan GDP per kapita dari AS$70 (1968) hingga AS$1.565 (1996), dapt mensukseskan sistem transmigrasi, mensukseskan KB (Keluarga Berencana), suksesnya perang terhadap buta huruf, mensukseskanswasembada pangan, mencapai tinggkat pengangguran yang minim, mensukseskan REPELITA (Rencana Pembangunan Lima Tahun), mensukseskan gerakan WAMIL (Wajib Militer), mensukseskan Gerakan orang tua asuh, mensukseskan keamanan di dalam negeri, penanaman modal dar investor asing, dan sukses untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta produk dalam negeri.

    Meskipun banyak kelebihan yang ada atau terlaksana dalam sistem pemerintahan orde baru, tentu kekurangan pun pasti ada pada setiap sistem pemerintahan, termasuk salah satunya pada sistem pemerintahan orde baru ini. Adapun kelemahan sistem pemerintahan orde baru ini ialah banyaknya kasus KKN, pembangunan yang tidak merata, munculnya rasa keidakpuasan akibat kesejangan pembangunan, kecemburuan penduduk yang terjadi akibat tunjangan yang besar untuk transmigran, penambahan kesenjangan sosial, adanya pelanggaran HAM, tidak ada kebebasan berpendapat, tebatasnya kebebasan pers, banyaknya kekerasan untuk keamanan, tidak ada perencanaan untuk suksesi(penurunan kekuasaan pemerintah / pesiden berikutnya), kualitas birokrasi yang menurun, dan kekayaan Negara yang dipegang pihak swasta sebesar 70%.

    sumber bacaan:
    Cindy

  2. #2
    sistem pemerintahan orde baru ini ingat zamannya kasus korupsi

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •