Silahkan login/daftar untuk bisa melakukan posting thread atau komentar di forum

Selamat Datang di Sejarawan.com

Indonesian forums and Libraries

Jadilah bagian dari kami, temukan dan diskusikan sejarah besar Bangsa Indonesia di sini

Member Login

Not a member yet? Sign Up!

Results 1 to 2 of 2
  1. #1

    Sejarah Pemerintahan Jakarta Sampai Sekarang

    Siapa yang tidak kenal dengan nama ‘Jakarta’, merupakan satu wilayah yang ada di Indonesia yang kini menjadi ibu kota Negara Indonesia. Penggunaan nama Jakarta ini sebenarnya sudah digunakan pada masa sejak pemerintahan / penjajahan Jepang pada tahun 1942, sebagai sebutan untuk wilayah bekas Gemeente Batavia yang diresmikan oleh pemerintahan Hindia Belanda di tahun 1905. Nama Jakarta ini dianggap sebagai nama kependekan dari kata Jayakarta, sebuah nama pemberian dari orang Demak dan Cirebon yang berada di bawah kepemimpinan Fatahillah.selain itu, ada pula sejarah yang mengemukakan nama Wong Jaketra yang diambil dari berbagai sumber sejarah.

    Sunda Kelapa merupakan nama lain sebelum nama Jakarta digunakan, nama Sunda Kelapa ini digunakan sekitar tahun 397 sampai tahun 1527.Pada masa ini, wilayah Jakarta masih dikenal dengan wilayah yang menjadi salah satu pelabuhan Kerajaan Sunda bernama Sunda Kelapa.Pelabuhan Sunda Kelapa ini berlokasi di muara sungai Ciliwung. Saat itu, Dayeuh Pakuan Pajajaran atau sekarang dikenal dengan Bogor merupakan sebuah ibu kota dari kerajaan Sunda yang dapat ditempuh selama 2 hari perjalanan dari Pelabuhan Sunda. Sunda Kelapa merupakan salah satu dari banyak pelabuhan (pelabuhan Banten, Pontang, Cigede, Tamgara, dan Cimanuk) yang dianggap penting, karena pelabuhan ini dapat ditempuh dari Dayo (ibu kota kerajaan) dalam jangka waktu tempuh 2 hari.kerajaan Sunda Kelapa sendiri sebenarnya merupakan kerajaan yang dilanjutkan dari kerajaan sebelumnya, yakni Kerajaan Tarumanegara yang ada pada abad ke 5. Sehingga Sunda Kelapa ini sudah ada sejak 5 abad sebelumnya, hingga dianggap dan diperkirakan sebagai ibu kota kerajaan Tarumanegara dengan sebutan Sundapura.

    Selain itu Jakarta pun pernah disebut dengan namaJayakarta, penyebutan nama ini berlangsung pada tahun 1527 sampai dengan tahun 1619. Bangsa Eropa yang pertama kali datang ke Jakarta ialah Bangsa Portugis, Surawisesa yang merupakan raja Sunda meminta bantuan terhadap portugis yang ada di Malaka sekitar abad ke-16.Bantuan yang diminta oleh raja Sunda saat itu ialah bantuan untuk mendirikan sebuah benteng di Sunda Kelapa, benteng ini akan dijadikan sebagai sebuah perlindungan terhadap kemungkinan serangan Cirebon (serangan untuk memisahkan diri dari kerajaan sunda). Peristiwa permintaan bantuan ini diabadikan oleh orang sunda dalam sebuah bait pantun berupa cerita pantun seloka dengan nama Mundinglaya Dikusumah. Pada cerita berupa pantun tersebut, nama Surawisesa diselokakan dengan nama Mundinglaya (gelarnya).Namun sebelum pendirian benteng ini terlaksana, pihak Cirebon yang dibantu oleh Demak secara serempak menyerang pelabuhan itu.penyerangan tersebut kini disebut oleh orang sunda sebagai tragedy, pasalnya dari penyerangan tersebut telah membumi hanguskan pelabuhan dan menyisakan banyak mayat orang sunda termasuk di dalamnya Syah Bandar pelabuhan.

    Hari dimana ditetapkan merupakan hari jadi (tanggal 22 Juni) Jakarta pada tahun 1956 yang ditetapkan oleh wali kota Jakarta ‘Sudiro’, merupakan tragedy dimana terjadi pendudukan pelabuhan Sunda kalapa oleh Fatahillah pada tahun 1527. Pada pendudukan tersebut, Fatahillah mengganti nama kota tersebut dengan Jayakarta yang memiliki arti ‘kota kemenangan’.
    Selain itu, pada tahun 1619 sampai dengan tahun 1942 Jakarta juga pernah disebut dengan namaBatavia. Kedatangan bangsa Belanda pada akhir abad ke-16 ke Jayakarta, setelah persinggahannya di Banten tahun 1596.Saat itu, Jayakarta diperintah oleh Pangeran Jayakarta pada awal abad ke-17 yang merupakan salah seorang kerabat kesultanan Banten.Kemudian pada tahun 1916, Jayakarta diduduki oleh pihak VOC yang berada di bawah pimpinan Jan Pieterszoon Coen dan mengganti nama Jayakarta menjadi Batavia. Selama masa penjajahan Belanda ini, Batavia berkembang menjadi sebuah kota yang besar dan memiliki peranan penting. Dalam hal pembangunan kota, pemerintah Belanda banyak menginpor budak belian sebagai pekerja yang kebanyakan berasal dari Bali, Maluku, Sulawesi, Tiongkok, dan Pesisir Malabar (India).

    Ada yang berpendapat, dari para buak belian yang beragam inilah muncul yang namanya suku Betawi, karena seperti yang kita tahu suku Betawi merupakan suku yang berasal dari berbagai ras yang terkumpul jadi satu. Selain itu, luas kota Batavia yang saat itu diberikan nama oleh belanda hanya mencakup kota tua masa ini. Sebenarnya sebelum kedatangan para budak masa itu, di daerah tersebut juga telah terdapat masyarakat Sunda yang menetap atau tinggal di wilayah itu.

    Pada tahun 1942 sampai dengan tahun 1945, ketika masa pendudukan yang dilakukan oleh pemerintahan Jepang, pada masa peralihan pendudukan tersebut nama kota yang asalnya Batavia diganti dengan nama Djakarta (Jakarta Tokubetsu Shi). Hal ini dilakukan untuk menarik hati penduduk Indonesia pada masa Perang Dunia ke II, di kota inilah dilangsungkan pula proklamasi kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus tahun 1945. Namun meskipun proklamasi telah didengungkan, pengakuan kedaulatan yang terjadi pada tahun 1949.

    Setelah berbagai pengalihan nama, sampai sekarang Jakarta merupakan nama yang dipakai sejak tahun 1945 sampai sekarang.Sebelum memasuki tahun 1959, Djakarta merupakan wilayah yang termasuk dalam bagian provinsi Jawa Barat.Kemudian tahun 1959, kota Djakarta ini mengalami perubahan status dari sebuah kotapraja yang berada di bawah wali kota menjadi sebuah daerah tingkat satu (Dati 1) yang dipimpin oleh seorang gubernur. Gubernur pertama kota ini ialah Soemarno Sostroatmodjo, beliau merupakan seorang dokter tentara.Pengangkatan Gubernur pada masa itu dilakukan oleh presiden langsung, yakni Presiden Soekarno.Kemudian pada tahun 1961, kota Djakarta diganti dari Dati 1 (Daerah tingkat satu) menjadi sebuah daerah khusus ibukota (DKI) dengan gubernur tetap yakni Soemarno Sostroatmodjo.

    Setelah pernyataan yang menyebutka bahwa Jakarta kini menjadi sebuah ibu kota, penduduk di wilayah Jakarta melonjak sangat pesat, hal ini disebabkan oleh kebutuhan tenaga kerja pemerintahan yang seluruhnya hampir terpusat di kota Jakarta. Dalam kurun waktu 5 tahun, penduduk kota Jakarta berlipat menjadi 2 kali lipat dibanding jumlah penduduk sebelumnya.Selain itu, berkembang pual berbagai kantung pemukiman kelas menengah dan banyak pula pusat-pusat pemukiman yang dibangun secara mandiri. Pada masa pemerintahan ini (Soekarno), banyak proyek besar yang dibangun seperti Gelora Bung Karno, Masjid Istiqlal, dan Monumen Nasional serta pengembangan Poros Medan Merdeka Thamrin-Sudirman.

    Pemukiman pusat yang pertama kali dibangun oleh pihak swasta adalah Pondok Indah (PT Pembangunan Jaya), ini terjadi pada akhir decade 1970-an tepatnya di wilayah Jakarta Selatan. Laju perkembangan penduduk di kota Jakarta semakin pesat, sehingga gubernur Ali Sadikin pada tahun 1970-an mencoba untuk menekan laju perkembangan ini dengan menyatakan bahwa Jakarta merupakan ‘kota tertutup’ bagi pendatang. Kebijakan ini tidak dapat berjalan dengan mulus, karena pada tahun gubernur berikutnya kebijakan ini dilupakan. Hingga saat ini kota Jakarta masih harus terus bergelut dengan masalah kepadatan penduduk, seperti kemacetan, banjir, serta sampai pada alat transportasi.

    Sumber bacaan:
    https://id.wikipedia.org/wiki/Daerah...bukota_Jakarta
    Sejarawan muda - www.siputro.com
    Belom ada yang memiliki

  2. #2
    perlu ada penertiban biar jakarta jadi kota yang nyaman terhindar dari macet

Similar Threads

  1. Pejuang Revolusi dari Jakarta
    By opie in forum Kolonialisasi
    Replies: 0
    Last Post: 09-16-2014, 10:29 AM
  2. Kegiatan Pemuda Pejuang di Jakarta
    By Wallet Kecil in forum Kolonialisasi
    Replies: 0
    Last Post: 05-19-2014, 05:27 AM
  3. Sejarah Provinsi DKI Jakarta
    By Herodotus in forum Tentang Indonesia
    Replies: 0
    Last Post: 05-11-2014, 06:30 AM

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •