Silahkan login/daftar untuk bisa melakukan posting thread atau komentar di forum

Selamat Datang di Sejarawan.com

Indonesian forums and Libraries

Jadilah bagian dari kami, temukan dan diskusikan sejarah besar Bangsa Indonesia di sini

Member Login

Not a member yet? Sign Up!

Results 1 to 4 of 4
  1. #1

    Amarah Soekarno - Membangun Negara Melahirkan Para Naga Part II

    Berbicara tentang Soeharto, orang akan selalu teringat kepada jaman kediktatorannya selama lebih dan 30 tahun, sejak Maret 1967 sampai kejatuhannya pada Mel 1998. Kekuasaan Soeharto diawali dan munculnya Gerakan 30 September 1965. Memang bangsa Indonesia termasük bangsa yang menyedlihkan; itu karena bangsa ini tidak pandai menulis sejarahnya sendiri. Memang banyak tulisan tentang Peristiwa ‘65 itu, tetapi banyak dan mereka ditulis oleh orang-orang asing; atau oleh penguasa yang berpihak, sehingga banyak sisi aktualisasinya yang sulit diterima. Mestinya orang-orang Indonesia, terutaina yang mengalami sendiri dan peristiwa itu, lebih jelas menulis sejarah yang ada di depan matanya sendiri. Sebagai akibatnya, Peristiwa ‘65 itu sampai hari ini masih dianggap gelap.

    Pemerintah Indonesia menganggap Peristiwa ‘65 itu sebagai pemberontakan oleh Partai Komunis Indonesia, PKI. Tetapi hanyak pihak yang menyangsikan itu. Salahsatu alasannya, bahwa PKI sudah sangat kuat dan sudah menguasai suara rakyat. Soekarno sudah berpihak kepada mereka. Bahkan, ke empat angkatan, yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara serta Angkatan Kepolisian sudah dikuasai pula oleh PKI. Mereka sendiri suclah menyiapkan Angkatan ke Lima, yaitu petani yang dipersenjatai. Maka tinggal menunggu Pemilu saja, kekuasaan pemerintah akan segera jatuh ke tangan pihak komunis; lalu untuk apa mesti memberontak?

    Di lain pihak, kelompok Soekarnois, yang bukan pengikut atau pendukung Partai Demokrasi Indonesia, bukan pula Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang sekarang mi, bukan Megawati Soekarnoputri, dan bukan pula anak-cucu keturunan Soekarno, beranggapan bahwa yang berada di balik Peristiwa 65 itu tidak lain adalah CIA, central Intel igence Agency-nya Amerika Serikat bekerjasama dengan M 1-6, secret Intelligence service-nya Inggris, dan lain-lain, dengan memanfaatkan Soeharto dan kekuatan-kekuatan anti-Demokrasi di dalam negeri lainnya. Tujuan utama dan gerakan asing ini justru untuk menjatuhkan Soekarno karena dianggap terlalu dekat dengan Moscow dan Peking, mulai menjauh bahkan memusuhi Washington, sera khawatir Indonesia akan menjadi Negara Komunis. Dan PKI tidak hanya dijadikan sebagai korban ke dua, tetapi sckaligus kambing hitam sedemikian rupa, sehingga orang beranggapan bahwa PKI berada di belakang Peristiwa 65 itu. Sedang tentang kekuatan-kekuatan anti-demokrasi di dalam negeri itu, para pendukung Soekarno rnembanding)can banyaknya partai-partai di jaman Soekarno yang mencapai 30-an itu dengan jaman Orde Baru Soeharto yang hanya ada dua partai politik dan satu golongan; selain PKI yang dilarang, serta Masyumi dan PSI, juga ada penyederhanaan partai-partai.

    Bagaimana benci dan khawatirnya Amerika Serikat terhadap bahaya komunis semasa perang dingin itu dapat dilihat dan Perang Vietnam yang berlangsung bertahun-tahun pada tahun 1960-an untuk melawan Vietcong yang komunis; lalu disusul dengan Perang Timor-Timur selama lebih 20 tahun sejak 1975 oleh kekhawatiran akan kemenangan Partai Fretilin yang pro komunis. Karena itu bisa dimengerti betapa Amerika Serikat berusaha keras mendongkel Soekarno, ketika Soekarno mulai menjalin hubungan dekat dengan pihak komunis. Yaitu, sejak Soekarno menyatakan maksudnya membangun Poros Jakarta-Peking-Moscow; dan sungguh hal itu diwujudkannya dengan melakukan perjalanan ke sana pada Februari 1957. Bahkan Jenderal Nasution pun berangkat ke Moscow dan mendapat janji Presiden Kruschov bisa memeroleh peralatan militer apa saja yang dibutuhkan Indonesia. Dana untuk investasi dan Moscow pun mulai mengalir ke Indonesia. Menvusul itu, Soekarno membentuk Demokrasi Terpimpin yang membagi perpolitikan Indonesia menjadi tiga kaum, yaitu Nasionalis, Agamis dan Komunis, atau yang dikenal dengan Nasakom.

    Akan tetapi tidak saja Soekarno kehilangan Mohammad Hatta, sang Wakil Presiden sebagai Dwi-Tunggalnya pada Desember 1956, tetapi kedekatan Soekarno terhadap komunisme juga mengakibatkan para jenderal TNT menjauh. Hatta yang sangat konsisten dan tahu aturan memang sudah mengingatkan, hahwa berdasarkan UUD1950 masa jabatannya sudah akan berakhir pada 1955; tetapi, kalaulah akan diperpanjang, maka harus dilakukan pernilihan lagi. Peringatan Hatta itu tidak diindahkan. Selain itu memang harus diakui, bahwa banyak perbedaan telah muncul di antara Dwi-Tunggal itu yang sulit didamaikan. 1-latta adalah simbol kepemimpinan dan daerah-daerah di luar Jawa; karena itu mundurnya Hatta berpengaruh terhadap para tokoh dan luar Jawa.

  2. #2
    Lanjutan....

    Tidak bisa dielakkan para tokoh TNI, khususnya dan Sumatera Barat dan Sumatera Utara, mulai menuntut berhagai macam perubahan politik dalam pemerintahan Soekamo, termasuk otonomi yang lebih besar bagi provinsi-provinsi; lalu disusul pula dan Sulawesi Utara. Diawali oleh Kolonel Lubis, Warrouw dan Kawilarang yang menyatakan permusuhan terhadap pemerintahan Sastroamidjojo, menyusul kemudian adalah Letkol Ahmad Husein, Simbolon, Dahian Jambek dan Djamin Ginting menyeberang ke Sumatera. Atas undangan Kolonel Dahian Jambek mereka bertemu di Sungai Darch dekat Padang untuk membicarakan situasi negara. Mereka membentuk Dewan Perjuangan yang dikeiuai oleh Kolonel Ahmad Husein.

    Tuduhan oleh PKJ dengan sayap kirinya terhadap !‘lasyumi dalam percobaan pembunuhan terhadap Soekamo di Cikini, Jakarta, pada Desember 1957 mengakibatkan tokoh-Lokoh Masyumi, seperti Sjafruddin Prawiranegara, Mohammad Natsir dan Burhanuddin Ilarahap, serta tokoh-tokoh lain yang sepaham mcnyingkir ke Sumatcra. Sjafruddin adalah mantan Penjabat Presiden dalam Pemerintahan Darurat RI, PDRI, di Sumatera pada 19 Desember 1949 ketika Ibukota Yogakarta diduduki Belanda; saa itu Soekarno-Haita ditangkap Belanda dan dibuang ke Bangka. Pak Sjaf adalah juga mantan Menteri Kemakmuran dan mantan Gubernur Bank Indonesia yang pertama. Tokoh Burhanuddin Harahap dan Mohammad Natsir masing-masing adalah mantan Perdana Menteri. Soemitro Djojohadikusurno, seorang tokob Partai Sosialis Indonesia, PSI, yang dekat dengan Amerika Serikat, tidak luput pula mendapat tuduhan yang macam-macam dan PKI, antara lain, melakukan korupsi; bahkan Soekarno sendini sempat akhirnya menyuruh tangkap Soemitro. Soemitro lalu menyeberang juga ke Sumatera untuk hergahung hersama para pembangkang lainnya.

    Ikut menyeberangnya Soemitro juga mengakibatkan Sutan Sjahrir, Anak Agung Gde Agung dan Mohammad Roem dan PSI dianggap melawan Soekarno; lalu juga tersingkir. Mereka ditangkap dan, bahkan, dipenjarakan; dan Masyumi serta PSI menjadi partai-partai terlarang. Sjahrir adalah yang mernaksa Soekarno-Hatta mcnyatakan kcmcrdekaan Indonesia. Baru pada April 1966, sesudah demonstrasi mahasiswa marak akibat Peristiwa ‘65, clengan jim Soeharto, Sutan Sjahrir dibebaskan dalam keadaan sakit dan penjara Madiun; dia diterbangkan ke Swiss untuk memcroleh pengohatan, tapi keburu rneninggal di sana...
    Gonang-ganjing di lingkungan TNI itu, selain juga pupus harapannya menjadi Panglima Angkatan Perang karena bukan beragama Islam, telah mendorong Leljen TB. Simatupang mengundurkan din dan Kepala Staf Angkatan Perang. Sesudah tuntutan pembubaran Kabinet Juanda dan pembentukan kabinet baru di bawah Bung Hatta dan Sultan Hamengku Buwono IX tidak dipenuhi, maka oleh para Letkol dan Kolonel TNI seluruh Sumatera itu diproklamirkanlah pada 15 Februari 1958 Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia, atau PRRI. Prokiamasi PRRI itu dibacakan oleh Kolonel Ahmad Iluscin melalui Radio Republik Indonesia Padang, dengan Sjafruddin Prawiranegara sebagai perdana menteninya.

    Bahkan Kolonel I Somba serta Letkol Vence Sumual dan Sulawesi Utara, yang hermarkas di Makasar, juga menyatakan perang dengan membentuk Petuangan Scmesta Alam atau Permesta sesudah itu. Melihat peranan para tokoh, seperti Sjafruddin Prawiranegara dan Mohammad Natsir, banyak yang berpendapat, bahwa tujuan pembentukan PRRI/Perrnesta yang terutama adalah menyelamatkan Republik Indonesia dan bahaya koinunisme; yailu sebagai sebuah strategi membangun Negara tanpa komunis. Tenlepas dan “perang” yang kemudian benlangsung, strategi itu belum juga berhasil mengingatkan Soekarno akan penolakan daerah atas politik pro-komunisnya. Sikap keras kepala Soekarno mi pulalah yang kemudian melahirkan Penistiwa 1965.

    PRRI/Permesta scndini segera padam dengan dibomnya kota-kota Medan, Padang dan Menado oleh Jenderal Nasution, Panglima Angkatan Perang. Medan jatuh pada pertengahan Maret; sebulan kemudian Padangjatuh. Dan pada awal Mei, Bukittinggi pun berhasil direbut pada akhir Juni. Segera sesudah itu pemberontakan PRRI/Permesta bisa dikatakan herhasil dipadamkan pada pertengahan tahun 1958.

    Bukti-bukti yang menunjukkan adanya dukungan dan banluan Amerika Serikat terhadap PRRI/Permesta, membuat hubungan Indonesia dan Anierika Serikat sempat tegang beberapa waktu lamanya. Terlebih-Iebih dengan ditembak jatuhnya pesawat Pembom B-26 Amcrika Serikat yang dikemudikan Allan Pope yang disewa pemberontak, membuat Amerika Sci-ikat dan CIA kehilangan muka. Berbagal peristiwa ilu kemudian semakin mendorong berlanjutnya nasionalisasi perusahaanperusahaan asing milik Belanda dan Amerika Serikat; yang pada awalnya dilakukan oleh serikat-serikat buruh PKI secara sembarangan.
    Kegagalan DPR dan Konstituante, Badan Pembentuk Undang-Undang Dasar, pasca Pemilu ‘955, dalam meraneang sislirn kenegaraan pengganti UUI) 1950 yang bersifat sementara, telah mendorong Soekarno menyatakan Dekrit Kemhali ke UUD-1945 pada 5 Juli 1959; maka dimulailah Demokrasi Terpimpin yang langsung dipimpin Soekarno sendiri sebagai Panglima Tertinggi dan Bapak Revolusi. Bung Hatta menyebut Soekarno telah menjadi diktator, karena membubarkan Konstituanle dan DPR hasil Pemilu.

    Hubungan dengan Amerika Serikat sempat membaik dengan kunjungan Soekarno ke Washington, DC, yaitu pada akhir kunjungannya keliling dunia, atas undangan Presiden John F. Kennedy. Dengan JFK, Soekarno merasa mempunyai hubungan pribadi yang cukup balk, karena John F. Kennedy menyempatkan menjemputnya sendiri di Bandara; bahkan Soekarno mendapat hadiah sebuah helikopter kepresidenan dari JFK. Tidak seperti pada kunjungan sebelumnya pada 1952 untuk memenuhi undangan pememerintah Amerika Serikat manakala pengganti Presiden harry S. Truman, yaitu Dwight D. Eisenhower, yang memaksa Soekarno untuk menunggu beberapa jam sebelum bisa bertemu dengannya. Perilaku Eisenhower yang membuat Soekarno berang dan mengancam untuk meninggalkan ruang tunggu itu, satu dan lain hal, oleh sebab Soekarno sengaja membawa serta DN Aidit, tokoh komunis Indonesia asal Bill ton itti.

    Setelah lewat diplomasi bolak-balik dengan JFK, pada akhirnya Amerika Serikat hersedia membantu menekan Belanda dalam soal man Baral, sedemikian rupa, bahkan sampai berhasil mengembalikannya ke pangkuan RI. Perjanjian kcmbalinya Inian Barat ditandatangani Belanda dan Indonesia di New York, Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa, pada 16 Agu.stus 1962.
    Akan tetapi dibentuknya Malaysia pada i6 September 1963, sebuab federasi negaranegara antara Malaya, Singapura, Serawak, Sabah dan Brunel di bawah Kcsemakmuran Bangsa-bangsa bekas jajahan Inggris, dianggap Soekarno sebagai upaya kolonialis asing mengepung Indonesia.

    "We are being encircled. We do not want to have rieo -colonialism in our vicinity.”


    Soekarno menolak alasan, bahwa Malaysia justru dibentuk untuk membendung arus etnis Cina dan RRC agar rumpun Melayu di sana (clap mayoritas; lalu mengumumkan Ganyang Malaysia; sebuah aksi konfrontasi untuk membubarkan Negara Federasi itu. Pengakuan dini Presiden Kennedy alas Malaysia dan ditolaknya bantuan untuk Indonesia mendorong Soekarno menyampaikan tuduhannya kepada AS, bahwa dia menerima bukil tentang suatu rencana CIA untuk menyingkirkannya dan pexnerintahnya. Soekarno rnenuduh, bahwa pada masa lampau CIA sexing ikutserta dan melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak dikelahui dutabesarnya, dan bahkan Gedung Putih. Sejarah Singkat Hubungan Awal Indonesia-Malaysia

  3. #3
    Lanjutan....

    Meninggalnya Perdana Menteri Juanda Kartawijaya pada 7 November dan menyusul itu terbunuhnya John F. Kennedy pada 22 November 1963 membuat berbagai upaya untuk memperbaiki huhungan AS-RI menjadi kandas. Tetapi konon sebelum itu, antara John F. Kennedy dan Soekarno telah ada kesepakatan dalam apa yang disebut dengan the Green Hilton Memorial Agreement di Swiss pada 14 November 1963. Di dalam perjanjian yang ditandatangani oleh keduanya dan William Vouker yang mewakili Swiss itu disebutkan, bahwa Indonesia menyerahkan 57 ribu ton emas murni sebagai pinjaman Ameiika Serikat yang dikelola oleh UBS, United Bank of Switzerland; sebagai imbalannya, Indonesia mendapatkan bunga sebesar 2,5 persen setahun.
    Konon Perjanjian itu adalah kelanjutan dan MOU tahun 1961 pada waktu kunjungan Soekarno ke Anierika Serikat. Setelah JFK terbunuh, maka perjanjian itu menjadi hilang begitu saja. Selanjutnya orang menghubungkan terbunuhnya JFK dengan Perjanjian tersebut. Bahwa dengan emas itu, JFK yang Katolik itu bermaksud memindahkan sistim keuangan Amerika Serikat ke Pemerintah Amerika Serikat; dan tidak lagi dibelenggu lagi oleh Federal Reserve Bank yang dibentuk dan dikuasai oleh para bankir Yahudi. JFK dibunub oleh keompok Yahudi Arnerika Serikat, selain karena pernah mengancam Israel, juga untuk mencegah maksud JFK, serta dengan maksud menguasai kekayaan emas Indonesia tersebut. Emas murni yang dimaksud pada waktu itu, sangat mungkin yang masih tertanam di Tembaga Pura, Timika, Irian Jaya; yang sekarang dikenal dengan Freeport.

    Sekalipun Robert Kennedy, adik JFK, telah berusaha keras mcmpcrbaikinya dengan datang ke Jakarta, hubungan bunik kedua negara terus berlanjut. Pelitnya Kongres Amerika Serikat dan Presiden Lyndon B. Johnson, pengganti JFK, dalam memberi bantuan ekonomi dan keuangan terhadap Indonesia, dibanding dengan bantuan bantuan dan investasi Rusia di bawah Kruschov seperti untuk pembangunan Krakatau Steel, bantuan-bantuan militer dan lain-lainnya, menambah jauhnya hubungan tersebut.
    Diterimanya Malaysia sebagai anggota Dewan Keamanan PBB pada akhir 1964, serta sciring dengan semakin kuatnya dukungan PKI dalam mengutuk Ainerika Scrikat, membikin Soekarno seperti lepas kendali dengan meny-atakan keluar dan P813. Pernyataan dukungan masyarakat Amerika Serikat untuk menghentikan segala bantuannya kepada Indonesia dijawab Soekarno dengan mengatakan: ‘Vo to hell with your aid!”

    Maka tidak ada jalan lain bagi Amerika Serikat dan sekutunya selain membuat rencana menjatuhkan Soekarno dengan segala cara. Sekalipun kader-kader PKI sudah masuk jauh ke dalam tubuh TNI, tetapi para intelijen Barat yang diawali oleh II-6 Inggris masih memunyai segudang “our local army friends”, deniikian dokumen berupa surat yang dikirim oleh Sir Andrew Gilchrist, mantan L)utab.esar Inggris di Jakarta, kepada Menteri Luar Negeri atasannya di London. Dokumen itu menyimpulkan adanya jenderal-jenderal TNI yang bekcrjasama dengan pihak asing; dan situlah isyu Dewan Jenderal diperkuat. Copy surat itu ditemukan ketika terjadi penyerbuan dan pembakaran terhadap Kedutaan Besar Inggris di Jakarta pada 1963 oleh kelompok inasa yang digerakkan para tokoh PKI. Tidak jelas apakah surat itu ash, sengaja dibuat untuk memecah-belah TN!, atau memang perpecahan di dalam tubuh TNI sudah benar-benar berlangsung.

    Dengan terdinya Peristiwa 65, maka perpecahan di dalam tubuh TNI itu bukan sekedar omong-kosong; karena tentunya hanya seorang jenderal TNI yang tahu akan adanya perpecahan itu. Dan surat Gilchrist itu dimaksudkan sebagai sebuah pesan kepada Barat? Kenapa Inggnis? Kenapa bukan Amerika Serikat? Apakah ini terkait dengan gerakan Ganyang Malaysia yang sedang dikampanyekan oleh Soekarno bahwa di belakang pembentukan Federasi itu adalah Inggris? Andaikan ini benar, maka tidak heran kalau intelijen Inggris menjalin hubungan dekat dengan jenderal-jenderal TNI yang menentang Soekarno. Maka sebenarnya hanis sudah bisa diambil kesimpulan, bahwa tuduhan Soekarno, dia akan digulingkan, bukan pula omongkosong. Menurut Subandrio, kepala Badan Pusat Intelijen, selain dokumen Gilchrist juga ditemukan heberapa dokumen lain. Tapi yang tidak pernah diduga Soekarno, dia digulingkan justru oleh jenderalnya sendiri.

    Tentulah para intelijen Amerika Serikat dan Inggns tahu persis, bahwa cara melumpuhkan TKl yang sudah dipersenjatai sebagai Angkatan ke Lima itu hanyalah menghadapkan mereka dengan TNI sendiri. Tetapi bagaimana memunculkan isu Dewan Jenderal, lalu masuknya Letkol Untung dan kawan-kawannya dalam Dewan Revolusi, terbunuhnya para Jenderal Angkatan Darat, serta munculnya Jenderal Soeharto dengan Surat Perintah 11 Maret 1966, disusul dengan pembubaran PKI dan jatuhnya Soekarno digantikan oleh Soeharto pada Maret 1966, sepertinya masih berupa guntingan-guntingan peristiwa yang terkait satu dengan yang lain, tetapi tanpa kejelasan hubungan dan urutan-urutannya. Tentulah ada otak cerdas di belakang ini semua. Di dalam Peristiwa ‘65 inilah banyak pihak sepakat, bahwa Soeharto, selain salah satu yang mempunyai otak cerdas, juga mempunyai peran ganda yang amat besar.

    Sumber: Sri. Bintang, Pamungkas. (2014). Ganti Rezim Ganti Sistim - Pergulatan Menguasai Nusantara. Jakarta:El Bisma
    Last edited by Agen007; 06-01-2015 at 08:34 AM.

  4. #4

Similar Threads

  1. Keuntungan Negara Penjajah dari Negara Koloni
    By opie in forum Kolonialisasi
    Replies: 2
    Last Post: 01-12-2018, 02:08 PM
  2. Replies: 1
    Last Post: 05-19-2017, 03:44 PM

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •