Silahkan login/daftar untuk bisa melakukan posting thread atau komentar di forum

Selamat Datang di Sejarawan.com

Indonesian forums and Libraries

Jadilah bagian dari kami, temukan dan diskusikan sejarah besar Bangsa Indonesia di sini

Member Login

Not a member yet? Sign Up!

Results 1 to 2 of 2
  1. #1

    Sejarah Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia

    Saya tertarik bikin coret2an singkat ini bukan karena hasil membaca buku yang ada kaitannya dengan sastra, tapi justru saat sedang membaca Catatan Penyunting buku sejarah “10 Tahun Koperasi (1930 – 1940)” karya R.M. Margono Djojohadikusumo. Oleh Editor disebut ada beberapa kesulitan saat menerbitkan kembali buku yang pernah diterbitkan pertama kali pada 1941 dengan ejaan yang berlaku pada masa itu.

    Misalnya, padanan kata “penelitian” atau “riset” untuk kata “research” dalam bahasa Inggris, tidak akan ditemukan di buku2 yang diterbitkan sebelum tahun 1950an. Padanan kata yang digunakan adalah “penyelidikan”. Atau kata “kerajinan” di masa lalu padanan katanya adalah “industry” (Inggris) atau “nijverheid” (Belanda), atau frase “Tehcnische Hogeschool” yang kini menjadi ITB, di masa lalu disebut sebagai “sekolah tukang” karena padanan kata untuk “tukang” pada masa lalu adalah “engineer” atau “technic” (Inggris) atau “technische” (Belanda).

    Pedoman penggunaan bahasa Indonesia sekarang ini mengacu ke Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan atau biasa disebut Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). EYD adalah peraturan bahasa Indonesia yang diberlakukan sejak 16 Agustus 1972 melalui Keputusan Presiden No 57 Tahun 1972. Sampai saat ini melalui beberapa kali penyempurnaan pada 1993, 2005, dan yang terakhir dilakukan pada 2009, tepatnya terangkum dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan yang dikeluarkan ulang oleh Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 46 Tahun 2009 tanggal 31 Juli 2009. Pedoman inilah yang berlaku sampai saat ini.

    Lalu bagaimana dengan periode ketika EYD belum diberlakukan? Sebenarnya perjalanan sejarah bahasa Indonesia hingga seperti yang digunakan sekarang ini cukup panjang tapi singkatnya kira2 seperti ini...

    Perkembangan Ejaan di Indonesia diawali dengan Ejaan van Ophuijsen yang dimuat dalam Kitab Logat Melajoe. Ejaan van Ophuijsen ditetapkan sebagai ejaan bahasa Melayu pada 1901. Ejaan ini diberi nama sesuai dengan nama penyusunnya, yaitu Ch.A.Van Ophuysen, yang dibantu oleh Engku Nawawi gelar Soetan Ma’moer dan Moehammad Taib Soetan Ibrahim. Ciri khas yang menonjol adalah penggunaan huruf j untuk menuliskan kata-kata jang dan sajang, penggunaan huruf oe untuk menuliskan kata goeroe dan kamoe, serta digunakannya tanda diakritik dan trema seperti pada kata ma’moer dan do’a.

    Setelah mengalami perkembangan, kedudukan Ejaan van Ophuijsen tergantikan oleh Ejaan Soewandi atau Ejaan Republik. Mr. Soewandi (1899) adalah Menteri Kehakiman Kabinet Sjahrir I (14 November 1945 - 12 Maret 1946) dan Kabinet Sjahrir II (12 Maret 1946 - 22 Juni 1946). Ia juga menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Sjahrir III (2 Oktober 1946 - 27 Juni 1947). Setelah lulus dari sekolah pangreh praja, Soewandi memperoleh gelar sarjana hukum dan ijazah notaris. Berlatar belakang di bidang hukum, Soewandi kemudian dicalonkan menjadi Menteri Kehakiman dalam Kabinet Sjahrir II dan Kabinet Sjahrir III.

    Dalam Kabinet Sjahrir III, Soewandi menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Pengajaran, saat itulah ia merumuskan sistem ejaan baru yang lebih sederhana. Ejaan Soewandi akhirnya digunakan untuk menggantikan Ejaan van Ophuijsen pada tanggal 19 Maret 1947 dan berlaku selama 25 tahun sebelum diganti oleh pemerintah Orde Baru dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) pada bulan Agustus 1972. Ciri yang menonjol adalah penggunaan huruf u untuk menggantikan huruf oe, penggunaan bunyi sentak k menggantikan tanda diakritik, dan penulisan kata depan di dan awalan di yang sama, yakni dirangkaikan dengan kata yang mengikutinya.

    Silahkan jika ada yang ingin menambahkan atau mengkoreksi.

    Sumber:

    1. “10 Tahun Koperasi (1930 – 1940)”, R.M. Margono Djojohadikusumo

    2. “Potret Kesesatan Ejaan Bahasa Bagian Awal Skripsi: Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara Angkatan Pertama, Lulusan 2011”, oleh Niknik M. Kuntarto, bisa diakses di http://library.umn.ac.id/jurnal/publ...d1ec0fe051.pdf

    3. Detail Kabinet Menteri - Situs Web Kepustakaan Presiden-Presiden Republik Indonesia

  2. #2
    bahasa indonesia dulu lebih ada kata o e a nya

Similar Threads

  1. Bahasa Melajoe Menjadi Bahasa Indonesia
    By opie in forum Kolonialisasi
    Replies: 0
    Last Post: 01-19-2015, 09:48 AM
  2. Tahapan Ejaan Bahasa Indonesia
    By siPutro in forum Tentang Indonesia
    Replies: 0
    Last Post: 05-06-2014, 12:14 AM
  3. Sejarah Kongres Bahasa Indonesia Juni 1938
    By si_zizah in forum Tentang Indonesia
    Replies: 0
    Last Post: 05-05-2014, 07:28 AM
  4. Bahasa Indonesia, Kenali Bahasa Persatuan Anda
    By Herodotus in forum Tentang Indonesia
    Replies: 0
    Last Post: 05-03-2014, 07:08 AM

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •