Silahkan login/daftar untuk bisa melakukan posting thread atau komentar di forum

Selamat Datang di Sejarawan.com

Indonesian forums and Libraries

Jadilah bagian dari kami, temukan dan diskusikan sejarah besar Bangsa Indonesia di sini

Member Login

Not a member yet? Sign Up!

Results 1 to 7 of 7
  1. #1

    Apa Penyebab Kemunduran Kerajaan Aceh?

    Selamat siang kaka kaka sejarawan semua
    mau tanya ni soalnya sudah cari di buku-buku BSE baru tapi gak lengkap
    Soalnya Apa penyebab kemunduran kerajaan aceh?

    Makasih kakak sebelumnya

  2. #2
    Yang pasti kemunduran kerajaan aceh disebabkan oleh kedatangan Belanda, tapi memang ada beberapa faktor yang menyebabkan kerajaan Aceh akhirnya dikuasai Belanda pada awal abad 20

    yang pertama, tidak adanya raja-raja besar yang bisa mengendalikan wilayah aceh yang besar menggantikan Iskandar Muda yang wafat pada tahun 1636. Kemunduran semakin terlihat setelah meninggalnya Iskandar Thani pada tahun 1641 yang menggantikan raja sebelumnya Iskandar Muda

    Kedua, timbul pertikaian antara golongan bangsawan dan golongan ulama yang berlangsung hingga berkepanjangan. Pertikaian internal kerajaan ini melemahkan kerajaan aceh. Pertikaian ini sendiri terjadi karena masalah perbedaan aliran agama (antara syiah dan sunnah wal jamaah)

    Ketiga, Karena lebih sibuk dengan persoalan internal banyak daerah-daerah kekuasaan yang melepaskan diri seperti johor, perlak, minang kabau, siak dan pahang. Banyak wilayah yang memilih memerdekakan diri dengan dibantu oleh pihak belanda dengan harapan memperoleh keutungan dalam bidang perdagangan yang lebih besar.
    mandiri itu pilihan, cantik itu kebutuhan

  3. #3
    makasih kakak atas jawabanya maaf baru bales sekarang

  4. #4
    gak dapat hadiah nih om yang jawab pertanyaannya

  5. #5
    meskipun tidak pernah tau sejarah tentang aceh tapi bisa juga disini nambah wawasan

  6. #6
    WNA

    Join Date
    Aug 2017
    Location
    Jl. Pepaya no 22 masaran
    Posts
    20

    Apa Penyebab Kemunduran Kerajaan Aceh

    Pelanggaran Traktat London yang ditandatangani pada tahun 1824 oleh Belanda mengakibatkan perang Aceh. Sepeninggal Sultan Iskandar muda, keadaan Aceh makin terpuruk. Sultan Aceh hanya berkuasa di Kutaraja. Namun demikian, sultan masih mempunyai wewenang menjalin hubungan dengan bangsa asing lainnya. Belanda dan Inggris yang telah lama ingin menguasai Aceh mengakui kekuasaan politik tersebut sesuai Treaty of London (1824). Salah satu negara yang menjalin hubungan dengan Aceh adalah kesultanan Turki. Karena hal itu, Inggris dan Belanda sama-sama khawatir tentang masa depan Aceh. Setelah dapat membuktikan bahwa Aceh menjalin hubungan dengan Italia dan Amerika Serikat, Inggris dan Belanda segera bertindak membuat kesepakatan tentang Aceh. Kesepatakan itu pada intinya menyebutkan bahwa Inggris memberi keleluasaan pada Belanda untuk bertindak terhadap Aceh. Sebaliknya, Belanda memberi keleluasaan Inggris untuk berdagang di wilayah Siak yang dikuasainya.

    Pada tahun 1873, Belanda mengirimkan pasukannya ke Aceh dan menuntut agar Aceh tunduk. Tuntutan itu ditolak oleh Sultan Mahmud Syah sehingga meletuslah perang antara Belanda dan Aceh. Dalam pertempuran tersebut, Jendral kohler tewas tertembak di depan Masjid Raya Aceh. Pada November 1873, Belanda mengirimkan ekspedisi kedua yang dipimpin oleh Jenderal Van Swieten. Belanda terus bergerak menyerang istana Sultan Mahmud Syah dan berhasil menguasai Kutaraja. Sementara itu, di seluruh Aceh dikobarkan Perang Jihad Fi Sabilillah ( perang suci di jalan Allah ). Ulama-ulama Aceh, seperti Tengku Cik Di Tiro gigih memimpin pertempuran melawan Belanda.

    Rakyat di Aceh Barat juga bangkit melawan Belanda. Perlawanan dipimpin oleh Teuku Umar bersama istrinya yang bernama Cuk Nyak Dien. Mereka memimpin serangan terhadap pos-pos Belanda dan menguasai daerah sekitar Meulaboh. Setelah sepuluh tahun berjalan, Belanda baru dapat menguasai sekitar Kutaraja. Belanda menyadari bahwa menaklukkan Aceh dengan kekerasan tidak akan berhasil. Oleh karena itu , Belanda mencoba cara lain. Untuk itu, dikirimlah Dr. Snouck Hurgronje untuk mengadakan penelitian sosial budaya terhadap masyarakat Aceh. Ia masuk ke Aceh dengan menyamar sebagai seorang ulama bernama Abdul Gafar. Ia tinggal di tengah-tengah masyarakat Aceh sambil mengamati kehidupannya.

    Snouck Hurgronje menganjurkan agar pemerintah Belanda bersikap keras terhadap para ulama dan bersikap lunak terhadap para bangsawan. Anjuran Snouck Hurgronje tersebut di dengarkan dengan baik oleh Van Heutz.

    Pada tahun 1898, Van Heutz mengubah siasat perang dalam menghadapi rakyar Aceh. Ia membentuk pasukan Morsose ( Korp Marechaussee ). Pasukan Morsose beranggotakan orang Indonesia dengan pemimpin seorang perwira Belanda yang mahir berbahasa Aceh. Pasukan itu terdiri atas kesatuan-kesatuan kecil gerak cepat yang mahir dalam perang gerilya. Pasukan Morsose menyerang setiap daerah pertahanan lawan. Pasukan Teuku Umar yang tidak mampu menahan serangan, mundur ke Meulaboh. Pada pertempuran pada tanggal 11 Februari 1899, Teuku Umar Gugur.

    Pada bulan Januari 1901, Van Heutz mengadakan serangan besar-besaran terhadap pasukan Panglima Polim dan Sultan Muhammad Daud Syah. Pasukan Sultan dari Panglima Polim terdesak mundur dan benteng pertahanannya dapat diduduki oleh Belanda. Sekitar tahun 1903, Sultan Muhammad Daud Syah dan Panglima Polim menyerah kepada Belanda. Sementara itu, Cut Nyak Dien dan Cut Nyak Meutia terus mengadakan perlawanan. Akhirnya, Cuk Nyak Dien tertangkap dan dibuang ke Sumedang sampai wafat pada tanggal 6 November 1908. Sedangkan Cut Nyak Meutia gugur dalam pertempuran di hutan pasai pada tanggal 24 Oktober 1913.

  7. #7

Similar Threads

  1. Perlawanan Rakyat Aceh terhadap Portugis
    By Herodotus in forum Kolonialisasi
    Replies: 1
    Last Post: 07-18-2016, 03:41 PM
  2. Sejarah Provinsi Aceh
    By XXX in forum Tentang Indonesia
    Replies: 0
    Last Post: 05-11-2014, 02:41 AM

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •