Silahkan login/daftar untuk bisa melakukan posting thread atau komentar di forum

Selamat Datang di Sejarawan.com

Indonesian forums and Libraries

Jadilah bagian dari kami, temukan dan diskusikan sejarah besar Bangsa Indonesia di sini

Member Login

Not a member yet? Sign Up!

Results 1 to 4 of 4

Thread: Semangka emas

  1. #1

    Smile Semangka emas

    Pada zaman dahulu di daerah sambas ada seorang saudagar yang sangat kaya raya. Saudagar itu mempunyai dua orang putra yang bernama muzakir dan dermawan. Sifat kedua anak itu sangat bertentangan. Muzakir mempunyai sifat yang sangat loba dan kikir, sedangkan dermawan suka bersedekah kepada fakir miskin dan dia juga seorang yang sangat baik hati. Sehingga banyak orang-orang yang menyukainya.

    Sebelum meninggal saudagar yang kaya itu membagi harta warisanya sama rata kepada kedua anaknya. Dan setelah ayahnya meninggal muzakir membeli kotak besi untuk menyimpan uangnya. Sedangkan dermawan segera membagi harta warisannya kepada fakir miskin. Sampa-sampai uang warisannya habis dan dermawan harus menjual rumah dan harus bekerja keras. Pada suatu hari ketika dermawan sedang duduk-duduk di depan pekarangan rumahnya ia melihat ada seekor burung pipit yang sedang terluka. Kemudian dermawan segera mengambilnya dan nerawatnya. Setelah sembuh burung pipit itu hendak di lepasnya. Namun sebelum pergi burung pipit memberinya sebutir biji semangka. Kemudian dermawan segera menanamnya.

    Kenehan pun terjadi. Buah semangka dermawan hanya berbuah satu biji saja. Namun hari demi hari buah semangka itu semakin membesar. Ketika buah semangka itu telah masak dermawan segera memetiknya. Kemudian di belah buah semangka itu, dan ternyata apa yang terjadi. Ternyata bukan biji yang ada dalam buah semangka itu melainkan emas yang sangat banyak dan bernilai tinngi. Dermawan sangat gembira. Ia menari-nari kegirangan.

    Dan hidup dermawan pun menjadi kaya raya kembali. Lain halnya dengan muzakir, dia sibuk membelanjakan harta dan berfoya foya. Hingga warisannya pun habis. Dan ia mendengar bahwa dermawan sudah sukses lalu dia bertanya kepada saudaranya bagaimana dermawan bisa hidup kaya raya padahal dulu harta warisanya juga habis, kemudian dermawan menceritakan semua kepada muzakir.

    Muzakir ingin seperti dermawan. Pada suatu hari ada burung pipit jatuh di depannya, tiba-tiba muzakir ingat peristiwa yang terjadi pada dermawan. Ia segera merawat burung pipit yang sedang terluka itu. Namun muzakir tidak iklas dalam merawat burung pipit tersebut. Muzakir sering mengeluh dan ingin cepat-cepat mendapatkan biji semagka itu. Setelah burung pipit sembuh muzakir di beri sebutir semangka juga.
    Muzakirpun sangat senang dan ia segera menanan biji itu. Tak bareapa lama semangka itu pun tumbuh dan berbuah yang sangat besar. Hinnga akhirnya semangka itu masak. Setelah masak muzakir tidak sabar untuk membelah semangkanya. Muzakirpun membelah semangkanya, namuntiba-tiba lumpur dan kotoran yang berbau menyembur dari dalam semangka itu baju muzakir pun sangat kotor dan bau.
    Hinnga orang-orang yang melihat tertawa.

    Satu pelajaran dari cerita di atas adalah memberikan sebagian harta kita kepad orang yang memerlukannya tidak akan membuat miskin. Tetapi malah akan membuatnya semaki n kaya

  2. #2

  3. #3

  4. #4
    perbanyak lah beramal agar rezeki yang di bagikan akan di gantikan yang berlipat ganda

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •