Silahkan login/daftar untuk bisa melakukan posting thread atau komentar di forum

Selamat Datang di Sejarawan.com

Indonesian forums and Libraries

Jadilah bagian dari kami, temukan dan diskusikan sejarah besar Bangsa Indonesia di sini

Member Login

Not a member yet? Sign Up!

Results 1 to 2 of 2
  1. #1
    WNA

    Join Date
    Aug 2017
    Location
    Jl. Pepaya no 22 masaran
    Posts
    20

    Latar Belakang Pemberontakan APRA

    Apakah anda pernah mendengar ramalan Jayabaya? Salah satu ramalan Jayabaya yang dipercaya bangsa Indonesia adalah kedatangan ratu adil yang dapat membawa kemakmuran. Kepercayaan masyarakat ini dimanfaatkan dengan baik oleh Kapten Raymond Pierre Paul Westerling. Kapten Westerling merupakan perwira KNIL yang membentuk gerakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA). Pemberontakan yang dilakukan gerakan ini cukup mengganggu stabilitas dan proses integrasi bangsa Indonesia. Pergolakan terjadi tidak hanya karena berbeda ideologi dan pangan. Adanya kepentingan yang berbeda juga turut mendorong terjadinya sebuah konflik atau pergolakan.

    Penberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) dilatarbelakangi oleh ketidakpuasan beberapa pejuang terhadap kebijakan pemerintah Republik Indonesia Serikat (RIS). Sebagai negara federal yang dibentuk asas usulan pemerintah Belanda dalam Konferensi Meja Bundar (KMB), RIS merupakan sebuah negara yang rapuh. RIS di bangun berdasarkan berbagai kepentingan yang saling berlawanan. Bahkan, Belanda masih bisa menanamkan pengaruhnya dalam RIS.

    Gerakan APRA yang dipimpin KaptenWesterling dibentuk atas dasar kepercayaan masyarakat akan datangnya seorang Ratu Adil. Rakyat yang telah lama menginginkan kemakmuran dan kesejahteraan dapat dengan mudah dipengaruhi oleh gerakan APRA. Tujuan gerakan APRA adalah mempertahankan bentuk negara federal di Indonesia dan memiliki tentara sendiri di negara-negara bagian
    b.jpg

    Salah satu upaya Belanda untuk tetap menanamkan pengaruhnya dalam RIS adalah mendesak agar Sultan Hamid II diangkat menjadi Menteri Pertahanan RIS. Akan tetapi, permintaan ini ditolak oleh pemerintah RIS. Jabatan Menteri Pertahanan diberikan kepada Sultan Hamengku Buwono IX. Kegagalan tersebut akhirnya memicu kemarahan kelompok garis keras Belanda yang anti-Republik Indonesia. Dengan sejumlah tokoh negara federal yang khawatir negara mereka akan hilang., karena diserap oleh Republik Indonesia, Belanda mencoba menghimpun mantan anggota pasukan khusus KNIL ke APRA yang dipimpin oleh Kapten Raymond Westerling. Mereka ditugasi untuk mengadakan pemberontakan di Negara Pasundan dan bila memungkinkan mengambil alih pemerintahan RIS di Jakarta. Pada tanggal 23 Januari 1950 pasukan APRA menyerang kota Bandung. pasukan APRA berhasil merebut sejumlah tempat penting di Bandung. dalam serangkaian ini pasukan APRA melakukan pembantaian dan pembunuhan terhadap setiap anggota TNI yang ditemuinya. Markas Divisi Siliwangi di Bandung juga berhasil dikuasai. Pasukan APRA berhasil membunuh setiap regu jaga, termasuk Letkol Lembong. Setelah berhasil menguasai kota Bandung, Kapten Westerling berusaha menggulingkan kabinet RIS. Akan tetapi, pasukan yang telah menyusup ke Jakarta berhasil dipukul mundur oleh TNI. Selanjutnya, Komisaris Tinggi Belanda dan Komandan garnisun Belanda yang masih berada di Bandung mendesak Kapten Westerling untuk membubarkan pasukannya.

    Untuk mengatasi kekacauan, pemerintah RIS segera mengirimkan pasukannya ke Bandung. Sementara itu, Perdana Menteri RIS, Moh. Hatta mengadakan perundingan dengan Komisaris Tinggi Belanda di Jakarta. Hasil perundingan ini adalah mendesak Kapten Westerling untuk meninggalkan Bandung bersama pasukannya. Sementara itu, sisa-sisa kekuatan pasukan APRA di Bandung berhasil di hancurkan oleh pasukan APRIS. Dalam perkembangannya, diketahui bahwa tokoh yang berperan di belakang gerakan APRA adalah Sultan Hamid II yang menjabat sebagai Menteri Negara pada kabinet RIS. Rencana sebenarnya dari gerakan ini adalah menculik semua menteri dan membunuh Menteri Pertahanan Keamanan Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Sekjen Kementerian Pertahanan Keamanan Mr. Ali Budiardjo, dan Kepala Staf Angkatan Perang, Kolonel T.B Simatupang. Akan tetpi, rencana ini tidak berjalan semestinya. Bahkan, dengan keberhasilan pasukan APRIS menumpas gerakan APRA, keamanan di wilayah Jawa Barat berhasil dipulihkan.

  2. #2
    sejarah nya sangat bagus sekali menambah wawasan mengenai pemberontakan waktu zaman belanda

Similar Threads

  1. Mengenal Latar Belakang PRRI/Permesta
    By opie in forum Orde Lama
    Replies: 1
    Last Post: 09-23-2016, 03:42 PM
  2. Latar Belakang Masuknya Jepang Ke Indonesia
    By yoogi in forum Kolonialisasi
    Replies: 1
    Last Post: 07-18-2016, 03:42 PM
  3. Latar Belakang Lahirnya Orde Baru
    By Lilik Sulistyawati in forum Orde Baru
    Replies: 0
    Last Post: 06-09-2014, 08:09 PM

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •