Berkembangnya Islam di Indonesia melalui perdagangan, perkawinan, politik, kesenian dan tasawuf dan itu semua sangat mendukung berkembangnya ajaran Isla di Indonesia.

Bermula pada abad ke 7 para pedagang dari Arab, Persia dan India dating ke Indonesia untuk berdagang. Disamping itu sebagai muslim mereka punya kewajiban untuk berdakwah menyebarkan ajaran Iskam. Sambil berdagangpun akhirnya proses penyampaian dan pengajaran agama dan kebudayaan Islam di berlangsung. Sehingga banyak pedagang Indonesia yang tertarik masuk Islam, dan dari mereka pulalah ajaran islam mulai berkembang dan jugadisebarkan. Da dengan cara ini penyebaran ajaran Islam lebih efektif. Dan saling menguntungkan.

Ketika para pedagang dari luar Indonesia datang ke Indonesia, mereka mulai menetap dan punya penghidupan yang kaya dan di segani. Kareana datang tidak membawa keluarhanya mereka kemudian menikahi para gadis-gadis desa itu yakni dengan syarat mereka harus masuk Islam terlenih dahulu.dengan cara ini pula mereka tidak mengalami kehambatan dalam menyebarkan ajaran Islam.

Ketika ada seorang raja yang memimpin pemerintahan masuk Islam , ini sangat berpengaruh pada rakyatnya. Karena kepatuhan mereka pada pemimpinnya maka secara otomatis mereka berbondong-bondong segera masuk islam, dan demi kepentingan politik mereka melakukan perluasan wilayah serta penyebaran ajaran Islam.

Proses berkembangnya ajaran islam yang begitu pesat sehingga melahirkan beberapa ulama, dan dari ulama inilah kemudian mereka mendirikan pesantren-pesantren. Dan disini para pemuda pemudi menuntut ilmu mengenai ajaran islamserta berkewajiban unutuk mengajarkannya kepada orang lain. Dan akhirnya masyarakat sekitar banyak yang memeluk islam. Dan pesantren yang berdiri pada masa pertumbuhan Islam di pulau Jawa adalah Pesantren Sunan Ampel Surabaya didirikan oleh Sunan Ampel, dan pesantren Sunan Giri. Yang kebanyakan santrinya dari Maluku.

Islam berkembang juga melalui seni budaya, yaitu melalui bangunan Masjid, seni pahat, seni tari, seni music dan sastra. Untuk penyebaran melalui kesenian banyak kita jumpai di daerah Jogjakarta, Solo, Cirebon. Dengan cara mencampurkan budaya yang sudah berkembang pada masyarakat setempat dengan budaya islam yang mengajarkan ketauhidan kepada Alloh SWT. Dan cara ini dibuat sesederhana dan sehalus mungkin untuk memanfaatkan budaya local. Seperti syair-syair yang digubah dengan ajaran Islam, seperti gending dharma, suluk Sunan Bonang, Hikayat Sunan Kudus dll. Dan berikutnya adalah wayang yaitu seni yang syarat akan dokrin kemudian diakulturasikan dengan kebudayaan Islam, yaitu dengan tokoh-tokoh wayang yang diadopsi atu menciptakan tokoh dan narasi baru yang sarat makna tentang ajaran islam. Ketika sholat akan dimulai maka bedug dibunyikan, sebagaimana masyarakat setempat membunyikannya ketika mereka memanggil untul mengadakan acara keramaian. Yang berikutnya adalah mengganti tradisi klenik dengan doa-doa seperti tahlil.

Proses berkembangnya Islam juga dilakukan dengan tasawuf, karena seorang sufi sangat sederha dalam kehidupannya, dan mereka punya kepandaian dalam membantu masyarakat dan menyebarkan agama Islam. Dengan cara ini juga berkembang pesat karena banyak diterima dalam masyarakat. Demikian uraian tentang proses masuknya Islam di Indonesia.