Silahkan login/daftar untuk bisa melakukan posting thread atau komentar di forum

Selamat Datang di Sejarawan.com

Indonesian forums and Libraries

Jadilah bagian dari kami, temukan dan diskusikan sejarah besar Bangsa Indonesia di sini

Member Login

Not a member yet? Sign Up!

Results 1 to 5 of 5
  1. #1

    Kompi E, Resimen 506, Divisi Linud 101, Angkatan Darat AS Dalam Perang Dunia 2

    Kompi E atau "Easy Company" adalah salah satu kompi di Batalion ke 2 dari Resimen Infanteri Penerjun 506 atau "506th Parachute Infantry Regiment" (506th PIR) yang berada di bawah Divisi Lintas Udara 101 atau "101st Airborne Division". Kompi E dibentuk pada tanggal 1 Juli 1942 di Camp Toccoa, negara bagian Georgia.

    506th PIR sendiri diaktifkan pada tanggal 20 Juli 1942 dengan komandan Letkol Robert F. Sink, lulusan West Point tahun 1927, untuk memenuhi kebutuhan unit udara terlatih. Sink sebelumnya adalah komandan 503rd PIR.

    506th PIR sendiri terdiri atas 2 batalion dengan 9 kompi (A s/d I). Di antara kompi2 dari Resimen ini yang memiliki catatan fonumenal adalah Kompi E. Secara khusus, perjalanan heroik Kompi E dikisahkan dalam film miniseri HBO berjudul "Band of Brother" (BOB) berdasarkan novel dengan judul yang sama karya Stephen E. Ambrose.

    Kompi E ini diklaim sebagai kompi senapan terbaik yang pernah ada di dunia.

    Saat pertama kali dibentuk Kompi E beranggotakan 132 prajurit & 8 orang perwira yang dibagi ke dalam 3 peleton.

    Latihan dilakukan di Camp Toccoa, negara bagian Georgia, yang berdekatan dengan pegunungan Currahee yang dalam bahasa Indonesia berarti "berdiri sendiri" kemudian diadopsi sebagai moto resimen sesuai misi mereka "sendiri di belakang garis musuh".

    Komandan Kompi (Commanding Officer) E yang pertama adalah Letnan H.M. Sobel, seorang Yahudi yang digambarkan sebagai diktator kecil, sangat arogan tetapi tidak ahli strategi perang. Dalam suatu latihan perang Sobel harus mengorbankan pasukannya sendiri karena salah memilih staregi. Praktis ia tidak disukai & dihormati oleh anak buahnya sendiri yang tidak mau mati konyol saat terjun ke medan perang. Sebelum penerjunan D-Day, Sobel diganti oleh Letnan Satu Meehan.

    Sebab musabab digantinya Sobel oleh Meehan bermula dari kesalahan yang sebenarnya tidak dilakukan oleh Winter tapi dicari2 oleh Sobel. Winter ditawarkan untuk memilih hukuman pemotongan jatah cuti atau dibawa ke pengadilan militer. Tanpa diduga, Winter lebih memilih untuk dibawa ke pengadilan militer untuk pemeriksaan "kelalaian" mengecek MCK. Mengetahui Winter akan disidang, Sersan Terrence "Salty" Harris dan Mike Ranney membujuk semua NCO di Kompi E untuk membangkang. Ketika pemberontakan ini sampai ke telinga Sink, ia memanggil semua NCO ke kantornya. Ia menurunkan pangkat Harris menjadi prajurit dan mengeluarkannya dari Resimen. Ia juga menurunkan pangkat Ranney menjadi prajurit dan menegur NCO lainnya.

    Menyadari D-Day makin mendekat dan bahwa masalahnya ada di Sobel, Sink kemudian mengganti Sobel dengan Letnan Satu Meehan dari Kompi B (Baker Company), sementara Sobel dipindahkan ke sekolah penerjun bagi sukarelawan sipil di Chilton Foliat.

    Jelang D-Day, pasukan Linud 101 dan 82, dan Divisi 4 dikumpulkan untuk menjadi Korps VII yang akan mengambil basis Cotentin (diberi nama kode "Pantai Utah").

    Meehan sendiri tidak lama memimpin Kompi E namun tragis pesawat yang ditumpanginya saat penerjunan D-Day tumbang ditembak artileri medan tentara Jerman dan seluruh penumpangnya tewas. Letnan Satu Dick Winter sebagai komandan peleton dan perwira paling senior di kompi kemudian menggantikan posisi Meehan.

    Pada saat D-Day, pasukan lintas udara diterjunkan ke dalam garis pertahanan musuh untuk mengamankan jalur yang terhubung ke pantai2 di Normandy, dimana tentara infanteri reguler akan menyerang. Adapun tugas Kompi E adalah mengamankan Jalur 2 yang terhubung ke Pantai Utah.

    Setelah pendaratan di Normandy, Kompi E terlibat pertempuran pertama di Brevourt Manor dengan menghancurkan 4 buah meriam Jerman berkaliber 105 mm yang dijaga 50an tentara Jerman namun karena tempatnya tersembunyi tidak dapat terlihat oleh pasukan intel.

    Pertempuran berikutnya adalah Carentan dimana Kompi E menghadapi pertempuran besar dan frontal sebagai sebuah kompi yang utuh.

    Pertempuran di hutan Bastogne mungkin yang paling berat yang dihadapi Kompi E karena harus mempertahankan posisi di tengah hutan saat musim salju dengan persenjataan & logistik minim sementara musuh yang dihadapi terdiri dari 15 divisi di antaranya 4 divisi lapis baja dengan dukungan artileri berat, selama hampir 1 bulan.

    Pada awal Mei 1945, Resimen 506 mendapat perintah untuk menduduki Berchtesgaden, di selatan Salzburg, kota pegunungan Bavaria, tempat di mana pimpinan tinggi Nazi berkumpul. Di lokasi ini Hitler membangun rumah batu di puncak bukit yang bernama Aldershorst (Sarang Elang) yang dindingnya terbuat dari lembaran emas.

    Di Berchtesgaden ini pimpinan tinggi Nazi seperti Himmler, Goering, Goebbels, Martin Borman dll memiliki rumah mewah. Di sini pula pasukan Nazi mengumpulkan barang2 berharga emas, uang, benda2 seni, minuman keras, perhiasan & mobil2 mewah.

    Karenanya, semua pasukan sekutu ingin menduduki Berchtesgaden tapi Kompi E yang lebih dulu tiba di sana.

    Secara keseluruhan operasi atau pertempuran yang pernah diikuti oleh Kompi E selama Perang Dunia 2:

    - Operasi "Overlord" atau Invansi Normandia (D-Day)
    - Pertempuran Brecourt Manor
    - Pertempuran Carentan
    - Operasi "Market Garden" di Belanda
    - Pertempuran "The Bulge"
    - Pertempuran di hutan Bastogne, Belgia
    - Pendudukan Sarang Elang di Berchtesgaden

    Sumber:

    - "Band of Brothers - Kompi E, Resimen 506, Lintas Udara 101, dari Pantai Normandia Sampai ke Sarang Elang Hitler",
    Stephen E. Ambrose
    - http://www.easy506th.org/history.php
    - The 506th Parachute Infantry Regiment(PIR)during World War II
    - Band of Brothers
    - Welcome to the Official CMOH Website of Major Richard Winters
    - PRT - Order of Battle 101st Airborne Division - June 1944

  2. #2
    kalau menonton filmnya ga bosan2

  3. #3
    Quote Originally Posted by mokorevolusi View Post
    kalau menonton filmnya ga bosan2
    ayok share film2 menarik lainnya
    Membuang sejarah itu bagaikan membuang hasil-hasil penelitian berharga yang telah diteliti dimasa lalu, dan mencoba meneliti dari awal tanpa refrensi masa lalu
    www.sejarawan.com

  4. #4

  5. #5

Similar Threads

  1. Replies: 3
    Last Post: 02-26-2018, 01:42 PM
  2. Ketidakkompakan AD & AL Jepang Saat Perang Dunia
    By opie in forum Sejarah Dunia
    Replies: 2
    Last Post: 01-22-2018, 11:19 AM

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •